BAB 1 #Adanya mereka aku selalu bahagia


 6 bulan lalu

Tepi danau dengan semilir angin sore menjadi latar kisah mereka berdua. Sepasang insan yang sedang berbagi cerita, duduk di bawah pohon beringin yang daunnya tertiup angin sepoi. Sangat menyenangkan untuk dinikmati berdua.
"Je"

Ikuti
Ucapan mereka yang bersamaan membuatnya tertawa bersama di sore hari. Senyum demi senyum saling mereka tukar untuk menyemangati satu sama lain.

"Lo duluan deh, Je" Regav membiarkan Jeje lebih dulu bercerita. Mungkin karena Jeje adalah seorang cewek jadi harus lebih didahulukan.

"Cuma mau nanya. Ngapain ngajak gue ketemuan? Biasanyakan ketemuan di sekolah atau enggak Video call.an" Jeje bertanya seolah-oleh akan ada kejadian aneh menimpanya.

Regav mengulas senyum manis yang selama ini tak pernah dilihat oleh seorang Jeje. Jeje terlihat bingung dengan apa yang terjadi pada Regav sekarang.
"Ternyata gak salah gue nyuruh lo ngomong duluan" Ucapan Regav benar-benar sangat membuat Jeje bingung.

"Pertanyaan lo ada pada apa yang akan gue sampaikan sekarang. Gue mohon lo mengerti dengan keputusan yang gue ambil. Je, gue bakal pindah keluar kota dan di sana gue udah ada cewek. Gue gak mau lo nunggu gue yang ternyata gue udah ada pendamping di sana." Raut wajah Jeje berubah seketika. Ia tak masalah jika Regav harus pergi keluar kota. Tapi, kenapa harus ada yang lain sebelum Jeje.

"Terimakasih atas waktunya selama enam bulan ini, Gav. Gue harap lo bahagia dengan dia. Dan maaf kalau gue melakukan sebuah kesalahan. Gue pergi"


Nanggung tau kalau berhenti bacanya... saya kasih linknya:

https://www.wattpad.com/900004074-friendzone-bab-1-adanya-mereka-aku-selalu-bahagia